Jangan Intimidasi Wasit Di Piala Presiden

Piala Presiden 2019 bergulir semenjak 2 Maret. Wasit yang bertugas diinginkan tak fobia diintimidasi sebab turnamen dalam pemantauan ketat.

Diikuti 20 tim, Piala Presiden dipecah menjadi lima grup dengan disebar pada lima kota. Yakni, Bekasi, Bandung, Magelang, Malang, dan Sleman.

Turnamen pramusim tersebut digeber ketika sepakbola Indonesia dibayangi sangkaan pengaturan skor. Hingga ketika ini Satgas Anti Mafia Bola telah memutuskan 16 tersangka semenjak dibentuk.

Brigjen Pol Lotharia Latif, anggota steering committee Piala Presiden, akan memantau seluruh wasit dan elemennya link sbobet. Panpel akan memantau wasit.

“Sejauh ini, Piala Presiden sudah sejumlah kali dilangsungkan dan selalu dilangsungkan aman, fasih* dan sukses. Ketua SC, Bapak Maruarar Sirait, pun mengharapkan bahwa penyelenggaraan tahun ini pun aman, lancar, dan sukses. Baik penyelenggaraan, transparansi dan akuntabilitasnya,” ujar Lotharia dilansir dari website Piala Presiden.

Main Di sbobet Indonesia paling aman dan juga paling terpercaya, segera daftarkan pada situs Sbobet terpercaya kami.

Dhika Bayangkara Dilepas Oleh TIRA-Persikabo Usai Berhasil Rekrut Osas Saha

Osas Saha akan segera memperkuat skuad TIRA-Persikabo pada kompetisi Piala Presiden 2019.

TIRA-Persikabo atau yang akrap disebut dengan nama TRKabo memastikan menambah pemain baru yang bakal memperkuat skuad pada kompetisi musim 2019. Pemain anyar itu adalah pemain naturalisasi, Osas Saha, yang bakal menjadi pemain baru di sektor lini depan untuk TRKabo.

Dengan bergabungnya Osas Saha ini juga diumumkan secara resmi oleh tim. Osas Saha pun melalui akun Instagramnya itu mengungkapkan jika dirinya sangat bahagia bisa bermain untuk tim yang saat ini ditangani oleh pelatih Rahmad Darmawan.

“Ini merupakan kerja yang saya tunggu-tunggu, kerja keras, doa, dan fokus, terima kasih Tuhan,” ucap eks pemain Persija Jakarta itu.

Mau bermain SBOBET dengan kemenangan yang tidak pernah kamu rasakan sebelumnya?, mari bermain dengan agen Sbobet yang benar-benar terpercaya

Pesawat NASA InSight mendarat di Mars

Pesawat antariksa milik NASA, InSight, berhasil mendarat di Mars, Senin (26/11) waktu setempat, membawa perangkat yang dirancang untuk mempelajari getaran seismik di planet tersebut.

Pesawat ini diluncurkan dari California pada Mei lalu, ia akan menjelajahi planet tersebut selama 24 bulan ke depan (hampir satu tahun di Mars) untuk mengumpulkan data demi menyingkap bagaimana Mars terbentuk, yang juga akan memberi informasi baru terhadap asal-usul bumi serta planet lain di sistem tata surya, seperti diberitakan Reuters.

“Alasan kami menggali Mars adalah untuk memahami, bukan hanya Mars, tapi, juga bumi,” kata pimpinan investigator Jet Propulsion Laboratory (JPL), Bruce Banerdt.

Salah satu topik utama yang mereka gali mengenai mengapa Mars, yang semula planet hangat dan basah, berevolusi menjadi kering, dingin, sepi dan tidak ada kehidupan.

Kepala ilmuwan di NASA, James Green, meyakini ada sesuatu yang saat ini belum bisa dijelaskan, Mars dahulu diduga memiliki kutub magnet atau aktivitas tektonik.

Aktivitas tektonik di bumi banyak menghilangkan jejak mengenai terbentuknya planet ini, namun, berbeda dengan mars, yang cenderung statis sehingga ilmuwan dapat membuat runut waktu geologi.

InSight dan misi Mars lainnya, dijadwalkan pada 2020, merupakan pendahuluan untuk misi NASA eksplorasi Mars oleh manusia.

Tentang InSight

InSight adalah pesawat ulang-alik ke-delapan yang sukses mendarat di Mars, pesawat lainnya juga dioperasikan oleh NASA. Pesawat menembus atmosfer Mars yang tipis dalam kecepatan 19.795 kilometer per jam dan terjun dalam kecepatan 77 mil ke permukaan planet dalam 7 menit.

Pesawat diprogram agar berhenti selama 16 menit untuk menghilangkan debu di sekitarnya, kemudian ia mengembangkan panel surya, seperti membentangkan sayap, untuk menghasilkan daya.

InSight merupakan singkatan dari Interior Exploration Using Seismic Investigations, Geodesy and Heat Transport, misi ke-21 yang diluncurkan dari Amerika Serikat ke Mars sejak Mariner pada 1960an.

Perjalanan ke Mars lainnya banyak diluncurkan dari negara lain.

Bagaimana neurosains berperan dalam pilpres

Masyarakat sebagai pemilih dalam kontestasi pemilihan presiden yang sudah lalu atau yang akan datang bisa jadi tidak menyadari bahwa dirinya telah diarahkan untuk memilih kandidat tertentu dengan cara sains bekerja.

Sains yang tidak memihak, bebas nilai, adalah ilmu yang memberikan kepastian bagaimana cara sesuatu bekerja. Termasuk pada bermacam sistem kerja otak manusia yang sangat bisa diperhitungkan lewat ilmu pengetahuan.

Neurosains adalah bidang ilmu yang mempelajari sistem saraf yang ada di otak manusia. Dengan meneliti dan mempelajari berbagai macam sistem yang ada di otak itu pula, perilaku seseorang atau bahkan perilaku masyarakat dapat dimanipulasi.

Ahli neurologi yang juga ilmuwan neurosains dr Roslan Yuni Hasan atau yang akrab disebut Ryu Hasan menyebut pemilihan presiden Amerika Serikat pada 2016 adalah contoh pemanfaatan neurosains yang sukses diterapkan pada warga Amerika Serikat.

Donald Trump yang saat itu memenangkan pemilihan presiden melawan Hillary Clinton menggunakan jasa neuroscientist untuk memetakan sifat orang Amerika dan memanipulasinya dengan ilmu saraf agar bisa memilihnya pada pemilu.

Trump menggunakan sains dalam berkompetisi. Mulai dari mengambil sampel masyarakat dari tiap negara bagian, menelitinya hingga level kromosom, sampai memindai respon seseorang dari suatu tindakan atau informasi yang diberikan melalui perangkat MRI (magnetic resonance imaging) fungsional.

Dokter Ryu mengatakan penelitian ini hanya dilakukan dalam waktu enam minggu hingga akhirnya para neuroscientist mendapatkan “kode” dari sistem saraf otak manusia yang harus diaktifkan agar ia memilih Trump.

Ketika “kode” itu telah didapatkan, Trump tinggal membombardir publik dan media dengan pernyataan-pernyataan yang mengandung “kode” tersebut agar salah satu sistem saraf di otak sebagian masyarakat aktif dan memilihnya pada pemilihan presiden.

Namun sederhananya jika ingin melakukan manipulasi otak menggunakan neurosains secara fisik, tinggal memberikan seseorang obat kemudian orang tersebut pasti akan memilih kandidat tertentu dalam pemilihan.

Lalu bagaimana dengan strategi politik?

Strategi politik yang dilakukan oleh Trump itu pun berdasar pada ilmiah, yang bahkan berbasis klinis atau penelitian yang telah diujicobakan pada seseorang.

Dalam penelitian yang dikerjakan oleh para ilmuwan neurosains itu ditemukan bahwa pesan yang berisi ancaman lebih efektif dalam memengaruhi seseorang ketimbang pesan yang berisi harapan atau janji-janji manis.

Contoh sederhananya yang sering ditemui di kehidupan sehari-hari adalah pesan hoaks atau kabar bohong yang beredar di media sosial dan aplikasi pesan singkat.

Orang lebih banyak dan lebih mudah merespon dengan membagikan ulang pesan yang berisi ancaman atau untuk mencegah ancaman kepada orang lain ketimbang menanggapi pesan yang isinya solusi.

Hal lainnya yang paling digemari kebanyakan orang ialah irelevansi. Sesuatu yang tidak relevan lebih menarik perhatian manusia ketimbang hal-hal relevan.

Pohon mangga berbuah mengkudu di Probolinggo banyak menarik perhatian masyarakat dan beritanya banyak dilihat. Sinetron yang oleh sebagian orang dianggap tidak bermutu karena sangat tidak relevan dengan kehidupan nyata buktinya memiliki banyak penonton dengan rating tinggi.

Jadi selain berbicara hal yang berisi ancaman, berbicara hal-hal tidak relevan seperti membandingkan tempe dengan kartu ATM pasti akan lebih banyak mendapat perhatian publik.

Seperti Trump yang pernah mengatakan dirinya bisa menembak seseorang di Fifth Avenue New York dan tidak akan kehilangan pemilih, atau Trump yang memboikot media CNN sehingga banyak diberitakan oleh media.

Itulah yang sebenarnya diinginkan dan memang sudah direncanakan. Agar Trump mendapatkan popularitas di media karena sikap kontroversialnya. Walaupun popularitas itu negatif, dia tetap makin dikenal.

Kubu Hillary Clinton pada saat itu sangat percaya diri yang beranggapan seseorang seperti Trump dengan ucapan-ucapan anehnya tidak mungkin dipilih. Namun nyatanya, Trump tetap menang berkat ilmu pengetahuan.

Neurosains ini pula yang ditiru oleh Presiden Brasil terpilih Jair Bolsonaro yang memenangkan kompetisi pemilihan presiden pada 28 Oktober lalu. Bolsonaro juga kerap melontarkan ucapan kontroversial yang melecehkan perempuan, rasis pada kaum afro, menolak PBB karena dianggap komunis, bahkan terang-terangan mengatakan dirinya pro kekerasan.

Dan hasilnya, Bolsonaro berhasil mencicipi kemenangan seperti Trump. Kendati pun empat bulan sebelum pemilihan orang-orang Brasil mengelak bahwa neurosains tidak akan berlaku di negaranya karena warga Amerika berbeda dengan Brasil.

Kenapa bisa sama?

Yang membuat sistem neurosains ini sukses di Amerika dan Brasil ialah kesamaan masyarakat yang begitu religius. “Yang satu Katolik banget, yang satu Evangelis banget. Sama dengan di Indonesia, Islam banget,” kata Ryu.

Masyarakat yang religius, kata Ryu, merupakan kalangan masyarakat yang paling mudah dimanipulasi dengan menggunakan neuorosains.

Apa sebabnya? Ialah karena masyarakat religius sangat percaya pada konsep reward and punishment. Walau entah imbalan dan hukuman itu benar-benar ada atau tidak, tetapi masyarakat religius sangat mempercayai konsepnya.

Selain itu religiusitas sendiri memperkuat ikatan kelompok. Ikatan itu jauh lebih kuat dadipada masyarakat yang tidak religius. “Ketika pemimpinnya bilang A, ikut semua,” kata dia.

Neurosains ini juga sudah banyak digunakan oleh perusahaan dalam dunia periklanan untuk memasarkan produk. Orang secara sadar ataupun tidak diarahkan untuk membeli suatu produk lewat informasi yang terus menerus dipaparkan.

Ryu tidak bisa membuktikan apakah kontestasi politik di Indonesia, salah satu pasangan capres-cawapres menggunakan neurosains karena harus dibuktikan melalui penelitian.

Namun yang pasti religiusitas masyarakat Indonesia sama persis dengan warga Amerika dan Brasil. Ryu juga melihat pola-pola yang muncul saat ini di Indonesia ada kecenderungan seperti yang dilakukan oleh Trump dan Bolsonaro.

Ada narasi kampanye yang berisikan ancaman, irelevansi, popularitas negatif dengan kebodohan dan kebohongan yang banyak dibicarakan di media sosial maupun media massa. Yang secara tidak sadar juga, masyarakat yang terus membicarakannya tengah membangun popularitas salah satu pasangan calon kandidat dan akan termanipulasi untuk memilihnya.

Lalu jika sebegitu hebatnya neurosains, bukankah lebih bijak menggunakan ilmu pengetahuan itu untuk pembangunan manusia Indonesia yang lebih berkualitas lewat manipulasi sistem otak?

Tentu sangat mungkin. Dokter Ryu Hasan menjelaskan neurosains ini akan efektif diberikan dalam bentuk pelatihan untuk individu, sementara untuk secara kolektif dan jangka panjang harus melalui sistem pendidikan.

Untuk mengubah kultur masyarakat Indonesia menjadi lebih disiplin, lebih tertib, inovatif dan sebagainya memerlukan sistem dan pendidikan yang harus secara ketat dijalankan. Sehingga nantinya kultur buruk masyarakat akan luntur menjadi sistem, dan sistem itu sendiri yang akan menjadi kultur masyarakat.

Akan tetapi untuk mengubah atau meningkatkan kualitas manusia Indonesia menjadi lebih baik tetap membutuhkan waktu yang tidak singkat.

“Kalau kita bicara mengubah kultur masyarakat, jangan terburu-buru, kita bicara tentang  dua generasi,” kata dia.

Detik-detik pendaratan Insight di Mars

National Aeronautics and Space Administration atau NASA berhasil mendaratkan pesawat antariksa ke-delapan mereka dalam misi Mars, InSight menjejak di planet tersebut hanya dalam tujuh menit, dijuluki “seven minutes of terror”.

Setelah enam bulan setengah menjelajah angkasa, InSight mencapai lapisan atas atmosfer Mars sekitar pukul 15.00 waktu Amerika Serikat, misi mereka selama dua tahun ke depan di Mars resmi dimulai.

Dikutip dari laman The Verge, pendaratan di Mars ini cukup rumit, InSight harus menurunkan kecepatan yang tadinya 12.000 mil per jam menjadi hanya 5 mil per jam sebelum menyentuh permukaan planet. InSight secara otomatis melepas parasut supersonik agar mampu mendarat aman, juga mengumpulkan data radar dan menyalakan pendorong, semua harus dalam waktu yang tepat.

Selama pendaratan, dua satelit bernama MarCO  di atas Mars mengumpulkan data dari seluruh kejadian. Satelit ini juga diluncurkan bersama InSight dari California pada Mei lalu.

Satelit MarCO terbang di di atas Mars selama InSight bersiap mendarat, berjarak sekitar 2.175 mil dari permukaan. InSight mengirim sinyal ke MarCO, satelit tersebut memproses, membuka kode kemudian mengirimnya ke bumi.

Berkat MarCO, insinyur NASA di bumi bisa mendapatkan informasi secara aktual mengenai pendaratan di Mars.

Beigitu InSight menyentuh permukaan, ia mengirim sinyal pertama ke bumi untuk mengabarkan mereka mendarat selamat. Tujuh menit kemudian, pesawat menggunakan radio berdaya besar untuk mengirim sinyal, kemudian memberi peringatan dan akhirnya mengirim ke NASA secara terperinci status mereka IDN Poker.

Beberapa menit kemudian, InSight mengirimkan gambar pertama dari permukaan Mas, berupa gambar daratan tempat mereka tiba.

Bukan hanya MarCO yang bekerja saat InSight mendarat di Mars, ada juga Mars Reconnaissance Orbiter yang mengelilingi Mars dan mengirimkan peristiwa pendaratan ke bumi dalam tiga jam.

InSight juga membuka panel surya mereka selama di mars. Pesawat Odyssey, yang sudah lebih dulu mengorbit Mars, akan terbang di atas InSight untuk mengumpulkan informasi dan memberikannya ke NASA dalam 5,5 jam.

Selama di Mars, InSight akan tetap diam agar dapat mendeteksi setiap getaran di planet tersebut selama Marsquakes, menggunakan gelombang suara untuk mengetahui interor planet itu.

Selama dua hingga tiga bulan ke depan, InSight menggunakan lengan robotik untuk menaruh dua instrumen utama dalam penelitian ini, yaitu seismometer dan paku otonom (self-hammering nail).

Seismometer akan mendeteksi getaran, sementara paku akan mengebor permukaan dengan kedalaman 16 kaki untuk mengukur suhu.

Google buat proyek Thai AI untuk atasi diabetes

Google mengumumkan program kecerdasan buatan (AI) di Thailand yang akan digunakan untuk memindai penyakit mata akibat diabetes yang dapat menyebabkan kebutaan permanen.

“Sebagai bagian dari masyarakat, kami punya kewajiban menggunakan AI di hal apa pun yang memungkinkan,” kata Wakil Dikrektur Urusan Global Google, Kent Walker, dikutip dari laman Reuters.

Google pada acara tersebut juga menyebutkan manfaat lain proyek AI ini, antara lain untuk penangkapan ikan ilegal di Indonesia.

Programn di Thailand ini bekerja sama dengan rumah sakit milik negara Rajavithi Hospital, berupa studi bersama agar AI dapat memindai dengan kurasi 95 persen dalam mendeteksi penyakit, dibandingkan dengan 74 persen jika dilakukan oleh dokter mata atau ahli optik.

AI akan menganalisis hasil pemindaian pasien untuk menilai apakah orang tersebut berisiko kehilangan penglihatan sehingga pasien dapat diberikan perawatan pencegahan.

Pemerintah Thailand sudah berkamapnye mengenai hidup sehat agar tidak terkena diabetes. Pemindaian mata diabetes menjadi salah satu indikator kesehatan mereka sejak 2015.

Thailand sebagai salah satu produsen gula dunia, memiliki tingkat konsumsi gula yang tinggi diantara 69 juta penduduknya.

Mereka hanya memiliki 1.400 dokter mata untuk 5 juta pasien diabates, kebanyakan berisiko kehilangan penglihatan, menurut Asisten Direktur Ravajithi Hospital, Paisan Ruamviboonsuk.

Program Google ini menargetkan memindai 60 persen masyarakat dalam skala nasional, mengikuti program pemerintah.

Google pada Oktober lalu menyatakan akan mengalokasikan dana 25 juta secara global tahun depan untuk program AI dalam bidang kemanusiaan dan lingkungan.

Alat penurun suhu ban UMM raih medali di Korea

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Haryo Widya Damawan meraih medali perunggu di ajang Seoul International Invention Fair (SIIF) 2018 di Seoul, Korea Selatan berkat temuannya berupa alat penurun temperatur ban mobil pengangkut barang yang diberi nama Tyrender.

“Saya senang dan bahagia bisa mendapat apresiasi di ajang internasional ini. Alhamdulillah bisa membanggakan orang tua dan kampus,” ujar Haryo di Malang, Jawa Timur, Kamis.

Haryo mengikuti SIIF pada 6-9 Desember lalu di Seoul. Hasil karyanya harus bersaing dengan 600 lebih inovasi baru dari sekitar 30 negara yang mengikuti ajang itu. Inovasi Haryo dilirik oleh hampir 40 ribuan pasang mata yang terdiri dari peserta, pembeli, dan investor di seluruh dunia.

Selain mendapatkan medali perunggu, inovasi mahasiswa Teknik Mesin semester 5 ini juga mendapatkan Special Award dari  Association of Polish Inventors and Rationalizers.

Haryo menerangkan alat Tyrender buatannya merupakan sebuah alat penurun temperatur berlebih atas hasil gesekan pada ban dengan permukaan jalan. “Fungsi finalnya, untuk memperpanjang usia ban,” tambahnya.

Lebih lanjut, mahasiswa kelahiran Makassar ini menguraikan ada beberapa kondisi yang membuat ban mengalami pengikisan, yakni kondisi permukaan jalan, kecepatan kendaraan dan beban yang diterima.

Selain itu, suhu berlebih yang terjadi akibat gesekan yang dialami ban juga menjadi salah satu faktor pemicu cepatnya ban mengalami penipisan.

Alat yang ia desain ini akan meminimalisasi hal tersebut. Terdiri dari rangkaian tangki air, controller, pompa dan nozzle yang didesain sedemikian rupa, Tyrender secara otomatis menyemprotkan air saat temperatur ban melebihi ambang batas. Dengan demikian, usia ban dapat tahan lebih lama.

Temuannya ini diklaim Haryo belum pernah dibuat inovator lain di kategori mechanical controller yang diikutinya.

Setelah suhu kembali ke batas angka normal, sambung Haryo, alat ini akan berhenti menyemprotkan air secara otomatis. Haryo mencontohkan, jika pada awal berjalan ban akan memiliki temperatur 30 derajat, lalu saat berjalan naik menjadi 35 derajat, dan saat melaju kencang menjadi 40 derajat. Alat ini akan secara otomatis mengembalikan suhu ban ke 35 derajat.

Tahun 2017, di ajang yang sama, Seoul International Invention Fair (SIIF), kontingen Indonesia berhasil membawa pulang 3 medali emas, 5 medali perak, dan 6 medali perunggu.

Pada 2018 ini, Indonesia mengirim 41 produk dan mendapat 1 perolehan grand prize, 10 emas, 6 perak dan 20 perunggu. Haryo turut membukukan daftar prestasi gemilang bagi UMM, juga Indonesia di kancah internasional.

Rektor UMM, Dr Fauzan menyebut, raihan Haryo sebagai bukti komitmen UMM mencerdaskan generasi terbaik bangsa melalui teknologi dan ilmu pengetahuan. “Inilah bentuk dari implementasi tagline UMM, `Dari Muhammadiyah untuk Bangsa`, yakni sebagai bukti kontribusi UMM untuk kemajuan umat di masa mendatang,” kata Fauzan.